Hidangan di meja makan yang tidak seberapa banyak. Hanya makanan pagi yang ringan dan tidak terlalu berkarbohidrat. Perlahan dilahap oleh Gavin sambil menahan perih di bibir. Padahal sudah sangat hati-hati saat sarapan pagi ini. Tapi, namanya tergigit harus berulang sampai tiga kali. Sialnya, gigitan yang mengenai lidahnya cukup parah dan membuat berdarah. “Apa jangan-jangan ada yang mikirin aku,’ batin Gavin yang akhirnya selesai juga dengan sarapan paginya. Ia membersihkan sisa sarapan yang ada di ujung bibir kanan. Rasanya sarapan pagi ini tidak enak sama sekali. Melihat jam di pergelangan tangan. Ia sebenarnya bersiap akan bertemu seorang fotographer dan menyelesaikan sedikit pekerjaan di perusahaan yang telah merekrutnya beberapa bulan lalu. Setelah itu, ada janji dengan Carol untuk

