Gavin dengan bibir yang sejak tadi hanya diam. Ia sedang melahap makan siang yang dipesan oleh Sonya. “Gimana kalau orang di sekolah tahu, kalau kalian punya hubungan terlarang?” tanya Sonya. Ia kemudian meneguk minumannya dengan santai. “Hubunganku sama Jovi bukan hubungan terlarang.” “Gavin Rahardian Armano. Hubungan di antara kalian berdua itu hubungan terlarang. Kalian kan kakak adik.” “Tapi, kami bukan kakak adik kandung.” “Oke! kalau gitu, apa papa kamu tau kalau kamu sedekat ini sama Jovi?” Gavin diam setelah itu. Ia menatap Sonya dengan tatapan menyebalkan. “Mau kamu apa sih?” “Aku mau kita pacaran!” “Itu nggak mungkin. Hatiku cuma buat Jovi.” ‘Nggak bisa, kalian itu sodara.” Gavin menghela nafas. “Bukan sodara kandung!” “Tapi Gavin!” “Lebih baik hapus fotoku sama Jovi

