“Oh boy...kenapa kau begitu bodoh huh?!” ejek seseorang dengan suara beratnya di seberang telepon sana membuat pria yang sedang menelfon nya mendengus kesal “Bukannya aku sudah memberikan ‘dia’ kepadamu tapi kau malah aish..” decak nya yang membuat pria tinggi yang sedang berdiri sambil memandang pemandangan kota di bawahnya itu menggigit bibirnya gusar “Lalu apa yang harus ku lakukan?” tanyanya yang membuat pria di telpon itu tertawa “Kau tanya kepadaku apa yang harus kulakukan? HEI! Apa kau seorang pria? Percuma saja kau mempunyai harta dan tahta yang banyak jika satu orang wanita saja tidak bisa kau menangkan.” Ucapnya memberi pepatah walau rasa ingin tertawa ia tahan terlebih dahulu “Apa kau mulai menyukainya?” akhirnya percakapan ini mulai memasuki fase serius “mmm...Aku meng

