“Mau ke toko baju ini nggak?” tanya Tamara menunjuk toko pakaian yang berada di hadapan mereka. Alinka menganggukkan kepala. “Boleh,” jawabnya. “Oke,” kata Tamara tampak senang. Lalu, kepalanya menoleh ke belakang di mana Nayaka berada. “Lo keberatan?” Nayaka menggelengkan kepala enteng. “Nggak. Silakan,” jawabnya. “Atau kalau Anda mau langsung balik ke kantor, nggak masalah. Kami bisa kok belanja sendiri,” ucap Alinka merasa tidak enak sendiri karena sejak tadi membuat Nayaka ikut berkeliling bersama dengan dirinya dan Tamara. “Nggak apa-apa, kok. Lagian siang ini saya free,” kata Nayaka. “Jangan nyesel, ya, kalau kakinya capek gara-gara kami ajak berkeliling tanpa tujuan.” “Ini bukan kali pertama gue nganterin orang belanja, Tamara,” balas Nayaka enteng. “Iya kan, Alinka?” Na

