Beberapa minggu setelah ulang tahun Alvaro, suasana di rumah Violet terasa lebih hangat. Tak hanya karena keceriaan Alvaro yang semakin tumbuh, tetapi juga karena perubahan kecil yang kini mulai terasa. Nadine masih datang secara berkala—tidak hanya untuk bertemu Alvaro, tapi juga untuk berinteraksi lebih banyak dengan Nayla. Violet tak lagi merasa cemas setiap kali Nadine berada di rumah, meskipun tetap menjaga jarak emosional yang sehat. Namun, meskipun segala sesuatunya tampak baik-baik saja, Violet tahu bahwa hubungan yang sedang dibangun itu masih rapuh. Ada kalanya, perasaan keraguan datang menghantui, seperti bayang-bayang masa lalu yang tak sepenuhnya pudar. Violet menyadari bahwa, meski mereka semakin terbuka, ada batasan yang tetap harus dipahami, terutama soal perasaan mereka t

