Romi dan Kanaya sudah tiba di rumah. Di hari pertama Romi berkeliling pabrik, Romi banyak belajar. Terutama belajar tentang pengorbanan. Melihat Kanaya yang rela menghabiskan waktu dan pikirannya untuk mengabdikan dirinya pada perusahaan keluarga. Padahal Kanaya masih muda, pasti ingin seperti teman-temannya yang lain. Bisa jalan-jalan dan berkumpul dengan teman-temannya. Tapi tidak dengan Kanaya. Hari-hari Kanaya harus bergelut dengan urusan perusahaan. Pekerjaan yang menguras otaknya. Anak gadis yang seharusnya masih bisa santai sejenak, harus bisa berpikir keras demi memajukan perusahaan. Demi mengembangkan usaha keluarga yang selama ini sudah berjalan. Tiap hari bergelut dengan urusan pekerjaan, membuat Kanaya tak memikirkan kekasih. Padahal di usia Kanaya, seharusnya dia sedang bers

