Hari pertama Romi di pabrik hanya dikenalkan dengan karyawan dalam pabrik. Karyawan-karyawan yang memakai otak mereka untuk mengembangkan pabrik. Selanjutnya, Romi hanya di dalam ruang pimpinan. Itupun Romi terus terdiam. Romi masih belum bisa berpikir di luar masa lalunya. Di saat Romi berusaha bangkit, ada saja kenangan yang mengingatkan masa lalunya. Usaha Romi untuk bangkit pun gagal. Romi tak bisa berpikir tentang bisnis. Otak Romi kembali dibayangi Tania dan Dedeng. Dua orang yang selalu hadir dalam ingatannya. Dua orang yang terus membayangi kehidupan Romi. Melihat Romi belum bisa fokus ke pekerjaan, Kanaya meminta Romi untuk menenangkan pikirannya. Memusatkan otaknya hanya untuk pekerjaan. Bukan untuk hal lain di luar pekerjaan. Kalau Romi terus terpikir masalah Dedeng dan pernik

