Nayaka semakin terlelap, Safitri berusaha memejamkan mata, hanya napas Nayaka di dadanya sungguh menganggu, bahkan membuatnya ingin sekali lagi menikmati malam pertama mereka. "Lah lu ngapain ngagetin gue Fit, lah lah aaagghhhh punya gue lu makan, geli Fit, tapi enak, gak papa terus aja, ajak cepetan Fit." "Bukan makan ini biar lu enak tuyul." "Iya juga sih, aaarrrggg iya dah terusin Fit, kadung bangun juga si o***g, dan pinter banget lu ginian Fit." Nayaka memejamkan matanya saat miliknya dimanjakan oleh Safitri, kelihaian Safitri membuatnya mendesah keras, hingga ia bangkit dan mendorong tubuh Safitri agar berbaring, menekuk paha istrinya dan sekali hentak mereka telah menyatu, gerakan kasar Nayaka membuat tubuh Safitri terlonjak kasar, d**a besarnya naik turun se

