"Kau tahu jika kau tak muda lagi? Banyak yang baru di sini saat kau pergi, itu lihat di ujung sana, yang sedang berada di pangkuan pejabat kaya itu, itu stok baru, banyak yang antri, sedang kau, hmmmm ... bayaranmu tak seperti dulu lagi." Janet menatap sinis pada saingan barunya yang mau tak mau harus ia akui, lebih muda, cantik serta kulit bak pualam. "Tapi aku tak kalah dengan wanita itu, aku masih terlihat muda, kulitku kencang, dadaku semakin berisi." "Kau tidak sedang hamil kan?" Pertanyaan mami Rose mengagetkan Janet dan gelengan Janet melegakan mami Rose. "Kalau hamil gugurkan dulu baru kau kerja di sini, aku tak mau menanggung resiko." Janet mengembuskan napas berat, dan berharap kehamilannya masih bisa disembunyikan karena usia kandungan yang masih

