"Buka baju tidurmu!" Janet menghentikan langkahnya, entah mengapa baru kali ini ia merasa canggung, juga takut yang rasanya tak pernah ia alami. Janet mulai membuka baju tidur yang ia pakai melewati kepalanya, baju yang ia rasakan tak nyaman karena terlalu terbuka, meski ia pakai di dalam kamar tapi saat pelayan yang ditugaskan oleh Yoga mengantarkan makanan akan melihatnya menggunakan baju tidur yang hanya sepangkal pahanya, tanpa lengan dan satu lagi ia tak boleh menggunakan bra, sungguh siksaan sempurna yang dilakukan oleh Yoga. Seringai Yoga semakin lebar, Janet melihat dengan jengah milik laki-laki kejam itu yang mengacung sempurna, tangannya semakin jadi mengusap miliknya sendiri, seolah mengejek Janet. "Cepatlah, tak usah berlagak seperti gas lugu yang

