Nadhifa masih sibuk memilih buku yang ingin dibelikan untuk Arisha. Sejujurnya, dia tidak mau mendesak sang sahabat agar segera menyelesaikan tulisan. Namun, pihak perusahaan sudah cukup lama memberi kelonggaran. Mereka hanya berharap Arisha bisa menerbitkan buku barunya secepat mungkin. Sebagai penulis, Arisha sudah memiliki tempat tersendiri di hati para pembaca. Meski tema yang dia tulis selalu berfokus pada sebuah perjuangan meraih mimpi, novelnya terkadang masih menyelipkan kisah asmara. Akan tetapi tidak pernah lebih dari dua puluh persen. Jadi, ada kesan menggantung atau kisah yang tidak terselesaikan. Memang, banyak novel non romance yang sangat laku di pasaran. Sayangnya, perusahaan yang menaungi Arisha dan Nadhifa lebih mengutamakan novel pecintaan. Dalam rapat terakhir mereka,

