Bab 52: Rumah Kita

1893 Kata

“Selamat datang di rumah kita.” Mata Arisha dibuat takjub dengan rumah megah milik Khafi. Sebelum ini, dia hanya bisa melihat dari jauh. Dia tidak pernah menduga akan menjadi bagian dari perumahan mewah di sini. Siapa sangka imipiannya mempunyai rumah besar bisa terkabul lebih cepat. Semua berkat pernikahannya dengan Khafi. Bukannya suka kemewahan dan uang. Hanya saja, Arisha memang memiliki impian besar dalam hidup. Dia ingin memberikan semua hal terbaik untuk keluarganya. Dengan kemampuan yang dimiliki sang suami, tidaklah berlebihan jika menempati rumah sebesar ini, bukan? Lagi pula, akan ada banyak orang yang nantinya tinggal di dalam sana. Halaman rumah sangat luas dan asri. Ada beberapa pohon rindang di sekitar rumah untuk melindungi darai cahaya matahari secara langsung. Berbagai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN