Hampir dua bulan berlalu sejak reuni serta liburan singkat Ferdian dan Maisha ke Malang. Kini mereka berdua menerima undangan untuk kembali mengunjungi kota dingin itu lagi karena kabar pernikahan sang kakak sepupu—Ical, yang akan berlangsung bulan depan. Pembicaraan terakhir mereka saat tak sengaja bertemu di acara reuni ternyata benar adanya, Ical serius akan segera memperistri Sita. Perempuan manis yang dulu sempat mengajar di sekolah mereka dulu. "Mas barusan ibuk telpon, ngasih tau kabar pernikahan mas Ical bulan depan." Maisha mendekati Ferdian yang tengah menyantap nasi goreng udang buatannya. "Wah ... jadi ya sama Bu guru yang waktu itu?" Ferdian menghentikan kegiatan makannya sejenak. "Hmm ... baju seragam kita udah diurus sama pegawai butiknya mas Ical juga katanya. Jadi tingg

