34

1143 Kata

"Baik lah, dengan segala hormat. Ijinkan saya, selalu ketua OSIS memintakan keluarga Samudera untuk menaiki panggung nan megah ini untuk memberikan kesan dan pesan." Ray memulai tepuk tangan, menatap kagum pada sosok Jonathan Samudera yang turun lebih dulu setelah pengawal membukakan pintu mobil. Disusul Renata yang tersenyum pada semua orang. Lagi- lagi, Faris membuat para gadis berteriak histeris sebab ketampanan pemuda itu. Ketiganya berjalan bersama melewati jalan yang sudah disediakan oleh pengatur acara. Hingga mereka berdiri di atas panggung, menatap semua orang yang sudah mengarahkan kamera ponsel pada mereka. "Ica mana?" tanya Faris mengedarkan pandangannya namun tak jua menemukan sosok sang adik. Pembawa acara menyerahkan mic pada Jonathan yang langsung diterima oleh pria itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN