38

1053 Kata

"Azka, kamu disini aja," ucap Dalila mencegah sang putera yang tetap ingin pergi mencari keberadaan Ray. Faris memasuki ruangan Azka diikuti Rio. Mereka menatap Azka, kondisi pemuda itu nampak masih lemah. "Lo kuat berdiri nggak?" tanya Vano menatap dari luar. "Bisa," jawab Azka bangkit dari kasur mendapat sedikit bantuan dari Faris. Mereka berjalan bersama menuju mobil. Dalila sudah tak dapat mencegah, termasuk Jonathan sendiri. "Kita kemana dulu?" tanya Bagas yang duduk di kursi kemudi. "Coba, ke tempat- tempat yang jarang dikunjungin orang banyak," saran Azka membuat Bagas mengangguk lalu tancap gas meninggalkan rumah sakit. "Azka, lo beneran udah sembuh?" tanya May memastikan. Azka hanya mengangguk. "Ini lokasi tempat gue sama Ray kemarin," ucap Azka saat melewati jalan yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN