40

1021 Kata

Tiga hari berlalu, gadis Samudera itu sudah bisa tersenyum dan tertawa, bahkan menjahili beberapa penghuni rumah. Seperti sekarang ini, ia tengah berayun dibawah pohon, menatap Kay dan May yang tengah menyiapkan tenda untuknya. "Nih! Udah!" keluh May setelah menyelesaikan pekerjaannya. "Asik!" girang Ray dengan langkah cepat menghampiri tenda tersebut. "Malam ini, kita tidur disini yuk?! Terus, BBQ an!" ajak Ray pada Kay dan May. "Banyak nyamuk!" ucap Kay diangguki May. "Yaelah! Dulu kan kita juga sering berkemah didepan rumah, ingat nggak? Yang dulu elo pernah kepleset jatuh diselokan tetangga gara- gara nyuri mangga tengah malam?" tawa Ray pecah begitu pun May kembali teringat kejadian tersebut. "Gara- gara elo, ninggalin gue. Gue kan penakut!" gerutu Kay juga ikut tertawa. "Gue,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN