19

1025 Kata

Dalila mengetuk pintu kamar sang putera bungsunya dengan perasaan tak karuan. "Azka! Buka pintunya!" "Raysa sama kamu kan!?" Ray hendak membuka pintu namun Azka yang sudah keluar dari kamar mandi dengan pakaian santainya berjalan mendekatinya. Ah tidak, Azka mendekati pintu! Jantung Ray berdegup kencang melihat penampilan pemuda itu sehabis mandi. "Azka!" Dalila berucap kesal setelah pintu terbuka. "Mana Raysa!? Kamu nggak dengerin apa kata bunda? Bawa cewek kekamar!?" tanya Dalila bertubi- tubi. Ray pun berniat keluar namun Azka menahannya. "Bunda!! Gilang lapar!!" Dalila menoleh kebelakang, sepertinya Gilang sudah kembali kerumah. "Azka! Kamu---" "Bunda??" Gilang terus memanggil. Sedangkan Azka hanya menampilkan tatapan datar. "Azka, gue nggak enak sama bunda lo." Ray berbis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN