Flashback 2

773 Kata

Indria masih berusaha keras mendorong tubuh Aditya agar tautan ciuman mereka terlepas. Pada dasarnya di antara mereka berdua tak ada hubungan spesial selain sebagai rekan kerja. Dia merasa tidak pantas mendapat perlakuan seenaknya seperti sekarang. Apalagi Aditya sedang berada dalam pengaruh minuman beralkohol. Indria takut jika dirinya hanya akan dijadikan bahan 'peralihan' semalam. Plak! Dia menghadiahi sebuah tamparan di pipi Aditya setelah berhasil menjauhkan tubuh pria itu. "Apa-apaan kamu hah! Berengsek!" makinya marah. Aditya diam. Indria beranjak bangun dari sofa dan mengambil tasnya yang tergeletak di lantai. Namun baru beberapa langkah. Aditya kembali meraih serta mencengkram tangannya. Mendorong tubuh mungil wanita itu ke dinding. "Apa-apaan kamu! Lepas!" teriak Indria emosi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN