******** Indria mengisyaratkan Raka untuk duduk di atas sofa dan berhenti berlutut di depannya. Pria itu pun mengiyakan permintaan sang istri. Suasana canggung mulai tercipta di antara mereka. Keduanya larut dalam kebisuan. Hanya tatapan mata yang berbicara bagaimana perasaan mereka masing-masing. "Aku ambil kotak P3K dulu untuk mengobati lukamu." Indria mengeluarkan suara memecah keheningan. Saat baru saja berdiri. Raka meraih lalu menarik tangannya dan membuat dia terduduk kembali. Mereka saling berhadapan. Perlahan-lahan pria itu mendekatkan wajahnya. Sedangkan, salah satu tangan Raka memegang tengkuk Indria. Tak butuh waktu lama untuk menyatukan bibir mereka. Raka melumat lembut bibir tipis sang istri. Menyalurkan perasaan sekaligus kerinduannya akan sosok Indria yang hangat. Sedang

