Cahaya matahari pagi mulai menembus sela gorden kamar Arfan dan Sekar. Arfan memang sudah bangun dari tadi tapi dia tidak ingin mengganggu tidur Davi. Sedangkan Sekar sedang menyiapkan pakaian sekolah Davi. "Davi, bangun yuk! hari ini sekolah kan?" Arfan mencoba membangunkan Davi pelan. "Hmmm..." Davi hanya menjawab dengan gumaman saja dan menukar posisi tidurnya menjadi tengkurap. "Davi, ayo bangun... Mama udah siapin baju sekolah Davi." Sekar kemudian menyingkap lebar Gorden sehingga silaunya cahaya matahari pagi menyorot Davi yang sedang terlelap tidur. "Biar aja dia tidur bentar lagi, kan masih ada waktu setengah jam lagi sebelum mandi." Arfan kemudian malah mengambil handuknya untuk lebih dulu membersikan diri. Memang sudah biasa dia bangun pagi dan bersiap lebih awal agar nanti

