Hari ini Arsya kembali pulang dengan tangan kosong. Keberadaan sang putri masih tidak bisa ditemukan. Sebab di tempat kejadian, tidak ada saksi mata atau petunjuk seperri CCTV yang bisa mendeteksi penculikan sang anak. Clara yang berada di teras rumah langsung mendekati Arsya yang baru saja turun dari atas mobil. Dipandangnya Arsya dengan intens, dia terlihat sendiri. Itu artinya Arsya tidak menemukan putrinya. "Arsya, Pelangi masih belum ditemukan?" "Arsya berdiri tegak, memandang Clara dengan penuh kekesalan." "Aku tidak yakin Pelangi bisa kita temukan." "Maksud kamu apa, Ar." "Entalah. Yang Jelas Polisi masih berusaha menemukan Pelangi. Meskipun dengan kemungkinan yang sangat kecil. Menginat tak ada satu pun petunjuk untuk mencari keberadaan Pelangi." Clara hanya bisa menangis.

