Bab 38

1984 Kata

Clara membawa Pelangi dalam dekapannya. Air mata Clara tidak bisa dibendung setiap kali dia menatap kedua bola mata Pelangi. Kerinduan itu tidak pernah bisa dibendung sebab dia hanya memiliki waktu yang sedikit untuk bisa memeluk Pelangi. Jujur, Clara sangat ingin berteriak meminta tolong pada orang lain agar dia bisa membawa Pelangi pergi. Tapi dia tidak punya kemampuan karena terlalu takut dengan ancaman yang Kenan berikan. Clara mengusap pelan pipi Pelangi. Anak yang sudah susah payah dia jaga sejak dalam kandungan hingga melahirkan dengan taruhan nyawa pun tidak bisa dia miliki sepenuhnya. Clara menatap sejenak orang yang ada di hadapannya. Sampai detik ini saja, dia tidak tahu seperti apa wajah lelaki itu. Dia selalu memakai masker untuk menutupi wajahnya. "Kamu sudah mengurus per

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN