Setibanya dikamar, rafa langsung menghempaskan diri ke ranjang king sizenya. Setelab melihat adegan mesra dihadapannya, rafa langsung merasa dongkol dan sakit hati "Jadi selama ini lo jadiin gua sebagai pelampiasan doang?" Gumam rafa lirih Kava yang sedari tadi berdiri diambang pintu menuju kamar hanya bisa menggelenglan kepalanya. Baginya, anjani adalah orang yang sukses meluluhkan hati seorang rafa yang mendadak dingin semenjak ditinggal meeva. "Tidur gih raf. Ntar malem siapin mental buat ngelaksain rencana" ujar kava lalu melangkah keluar kamar Kava langsung terlonjak kaget saat melihat Meeva yang sedang berdiri dengan cengiran khasnya "Ngapain disini?" Tanya Kava lalu melangkah pergi meninggalkan meeva "Tunguinnn" teriak meeva mengejar Kava yang sudah lebih dulu masuk kedal

