"Terus gimana?" tanya lisa pada gio. "Ya gak ada pilihan lain." Gio menyerah mencoba membuka pintunya. Gio menurunkan selimut dan bantal. Dia memberikannya pada lisa. "Kamu yang tidur dibawah, ini kan kamar aku. Rumah aku." kata gio pada lisa. "Iyaa." Lisa pun hanya pasrah. Lisa menggelar selimut dan menaruh bantalnya untuk tidur dibawah. Lagi pula dia juga terbiasa tidur di lantai. Kalau gio kan orang kaya pasti tak bisa tidur di lantai. Gio tidur dengan nyenyak diatas ranjangnya yang empuk. Dia sama sekali tak perduli dengan keadaan lisa. "Ehhh, dinginn.." Lisa tak bisa tidur karena udara di kamar gio yang dingin. Lisa terduduk kembali dan menatap sekeliling atap rumah gio. Lisa menemukan ac di kamar gio yang menyala. Lisa ingin mematikannya. "Dimana ya remot ac

