"Sa, lepasinn.." Gio mencoba menghalau hasrat laki-lakinya untuk menikmati lisa. Dia mencoba melepaskan diri dari lisa. Dia perlahan melepas tangan lisa yang memeluk tubuhnya. "Ahh, akhirnya.." Setelah berusaha keras, bahkan dengan usahanya itu lisa masih tak bangun. Gio bisa lepas. Gio tak perduli dia mau bangun atau tidak. Gio melihat jam di ponselnya. Dia harus segera mengecek keadaan omanya dan ke kantor. Gio harus segera mandi dulu. Gio mengambil handuknya dan masuk ke kamar mandi. Gio butuh waktu sekitar sepuluh sampai lima belas menit untuk mandi. Bahkan setelah gio selesai mandi, lisa masih saja tidur. Tidurnya malah makin pulas diatas tempat tidur gio. Gio mencoba mengecek lisa. Dia malah ngiler banyak dibantalnya. Gio paling benci itu.. "Lisaaa.." Gio berte

