Part 17. Tak Sudi

1292 Kata

"Selamat siang, Bu Triana," sapa Aaron ramah pada Triana yang baru saja membukakan pintu untuknya. Aaron telah sampai di rumah Nana. Ketika ia mengetuk-ngetuk pintu rumah Nana, ternyata yang membukakan adalah Triana. "Eh, siang, Mas Aaron. Ayo, masuk," ajak Triana. Triana mengajak Aaron memasuki ruang tamu. Dan di ruang tamu, ada Nana yang sedari tadi tengah duduk santai di atas sofa. Nana sempat gugup ketika mendapati Aaron ada di sini. "Silakan duduk, Mas." Triana mempersilakan Aaron untuk duduk di sofa yang masih kosong. "Terima kasih, Bu. Eum ... apa kabar, Mba Nana? Sudah enakan?" Aaron memilih duduk tepat di hadapan Nana. Ia langsung fokus untuk menanyai kabar gadis tersebut. "Kabar saya masih lemah. Jangan buru-buru ditangkap. Kecuali kalau memang kamu polisi yang nggak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN