Nana telah diizinkan oleh dokter untuk pulang dan beristirahat di rumah. Terpaksa Triana sepanjang hari menemani Nana di rumah gadis tersebut, karena sebelumnya ia sudah mendapat pesan dari Aaron untuk terus mendampingi Nana. Seharian ini Triana bantu-bantu mengurus pekerjaan rumah karena asisten rumah tangga di rumah Nana sudah tidak datang lagi. Meski ia sebal dengan pemilik rumahnya, tetapi Triana adalah tipikal orang yang bersihan sekaligus cekatan. Mana bisa ia membiarkan rumah berantakan dan berdebu. Triana memilih duduk santai di sofa ruang tamu setelah pekerjaan rumah telah selesai ia kerjakan. Di tangga sana, terlihat Nana tengah berjalan menuruni anak tangga. Gadis tersebut bergerak menghampirinya. "Tante pasti kecapean ya bantu-bantu beresin rumah Nana? Maaf, ya, Tan, Nana

