Part 30. Ibu Mata Duitan

1646 Kata

"Ma. Mama." Aaron memanggil-manggil ibunya ketika baru saja memasuki rumah sang ibu. "Eh, tumben pulang? Aku kira Mas Aaron udah lupa sama rumahnya Mama?" tanya Andien yang merupakan adik Aaron satu-satunya. Gadis tersebut datang dari ruang tengah dan menyambut kedatangan sang kakak yang posisinya saat ini di ruang tamu. "Kata siapa sih Mas lupa pulang ke rumah Mama? Ya enggak kali, Ndien. Mama mana, Ndien? Mas ada perlu." "Mama di kamar, Mas. Tadi baru aja pulang. Ada perlu apa, sih? Kelihatannya penting banget?" Andien cukup heran melihat tingkah kakaknya yang kelihatan seperti begitu semangat mencari ibunya. "Udah dibilangin Mas ada perlu sama Mama. Kepo banget sih kamu jadi anak kecil?" Aaron bergerak menaiki tangga demi menuju kamar ibunya yang berada di lantai atas. "Mas, a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN