Part 45. Kamu Tetap Milikku

1217 Kata

Aaron menemui Chika di kamar. Terlihat gadis itu tengah duduk bersandar. Chika buru-buru menghapus air matanya ketika tahu Aaron datang. "Kamu dari tadi nangis? Nangisin apa? Kan kamunya belum diapa-apain?" tanya Aaron sembari bergerak mendekati Chika. Gadis tersebut menggeser posisi duduknya, dan meminta Aaron untuk duduk di sebelahnya. "Wajar lah aku nangis. Aku nyaris diperkosa. Dan aku nyaris kehilangan semuanya," jawab Chika sedih. Aaron tiba-tiba merangkul Chika. Lantas lelaki itu menghadiahkan kecupan singkat pada salah satu pipinya. Segera Chika mendorong Aaron agar melepaskan rangkulan itu. Hal ini jelas membuat Aaron bingung. "Kenapa, sih?" "Mas, kamu sepertinya udah lihat sendiri kan apa aja yang udah dilakuin sama laki-laki sinting itu ke aku tadi? Dia nyiumin pipi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN