"Pagi Nabila," sapa Dani ramah pada seorang gadis yang tengah bergerak menghampirinya. Pagi ini sebelum mulai bertugas, Dani sempatkan waktu untuk mampir sejenak ke rumah Niken demi menemui Nabila. Ia ingin menanyakan langsung pada Nabila soal perkataan Regina semalam. "Pagi, Mas." Nabila balas menyapa dengan memamerkan senyum tipis. Tak biasanya ia seperti ini. Gadis itu lalu duduk di kursi teras yang satunya lagi. Mereka berdua memang detik ini tengah berada di teras depan. Tadinya Niken sudah menyuruh Dani untuk masuk. Namun, karena pikir Dani, ia tidak begitu lama di sini, jadi ia memilih untuk duduk di kursi teras saja. "Mas Dani ada apa pagi-pagi ke sini? Nggak kerja?" tanya Nabila basa-basi. "Eum, anu, ini sebentar lagi mau kerja, Bil. Aku cuma mampir doang, kok, ke sini.

