Pagi penuh keintiman dan kerinduan

1478 Kata

"Baiklah, dendanya diganti. Kirana mau Mas Aksha buatin sarapan, makan siang, dan makan malam. Terus setiap hari Kirana minta bunga mawar merah sebagai bukti cinta Mas. Dan satu lagi, Mas Aksha harus—" Belum sempat Kirana menyelesaikan kalimatnya, Aksha sudah membungkam bibir manis itu dengan sebuah ciuman yang dalam. Kirana terperanjat, tangannya mencoba mendorong d**a bidang Aksha, namun pria itu justru semakin kehilangan kendali. Rasa rindu yang membuncah membuat Aksha melumat bibir istrinya tanpa ampun, seolah ingin menyesap habis seluruh aroma Kirana yang sudah sangat ia rindukan. Setelah melepaskan tautan bibir mereka sejenak agar Kirana bisa menghirup oksigen, Kirana hendak melayangkan protes. "Mas Aksha curang—" Namun dengan gerakan kilat, Aksha mengunci kedua tangan Kirana ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN