Rindu yang terbayar tuntas

1415 Kata

Ia menyeret kopernya menuju pintu. Langkahnya terasa sangat berat, seolah setiap inci jarak yang tercipta adalah siksaan. Namun, tepat saat jemari Aksha menyentuh gagang pintu, sebuah suara menghentikan dunianya. "Mas... tunggu," panggil Kirana lirih. Aksha mematung. Ia menoleh perlahan. Dilihatnya Kirana turun dari ranjang dengan tubuh yang masih terbungkus selimut putih tebal. Kirana berjalan perlahan ke arahnya dengan tatapan penuh penyesalan. Tanpa aba-aba, Kirana menghambur ke pelukan Aksha, memeluk pinggang suaminya dengan sangat erat seolah takut kehilangan lagi. "Maafkan Kirana, Mas... tolong jangan tinggalin Kirana. Kirana sangat mencintai Mas Aksha," bisik Kirana di sela isak tangisnya yang pecah. Mendengar pengakuan itu, pertahanan Aksha runtuh seketika. Ia melepaskan koper

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN