40

1045 Kata

"Persiapan kamu udah siapa, Amzar?" Cowok yang ditanya oleh ayahnya langsung mengangguk setelah mengecek semua isi di dalam kopernya sebelum berangkat ke bandara. Melihat ayahnya duduk di atas kasurnya, Taeyong mengambil kursi belajarnya dan duduk di hadapannya. Jika ayahnya masuk ke dalam kamarnya dan duduk di atas kasur, pasti akan berbicara yang serius. "Maaf jika ayah gak bisa menuhin apa yang kamu mau, Zar," ujar ayah sembari menatap anak semata wayangnya itu. Taeyong tersenyum lembut, "Gapapa, yah. Lagipula apa yang ayah lakuin buat aku itu pasti yang terbaik." Ayah mengangguk samar. Beliau sangat bangga terhadap anaknya yang mau menurutinya. Karena, Taeyong ingin merasakan kerja di dunia kesehatan tidak tersampaikan dan melanjutkan studinya di Mesir. "Kalau ada Risa, dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN