"Kak." Tama menatap mereka lagi satu per satu sebelum menghela napas berat. "Kak Taeyong cuma mainin gue doang apa gimana sih? Gue ngerasa kalo dia tuh kayak gitu," kata Tama lemes. "Nggak, kok. Saya gak ada maksud buat mainin kamu." Tama terperanjat di tempatnya. Mata cewek itu membola, mulutnya sedikit terbuka saking kagetny mendengar suara familiar tersebut. Tatapannya terus menatap Johnny yang sudah mendongak. Ia merunduk lalu mengulum dalam-dalam bibirnya. Pasti Taeyong ada di belakangnya. Gimana bisaaa?, batin Tama. Jaehyun melirik Tama sebentar, lalu beranjak dan duduk di samping Yuta. Mengosongkan tempatnya tadi mempersilahkan Taeyong untuk duduk. "Duduk dulu, bang," ucap Doyoung sambil tersenyum lebar namun kaku. Taeyong langsung duduk. Wajahnya sama sekali gak ada peru

