Mobil Tara sudah mau berangkat pergi ke kafe milik Jeka, tapi tiba-tiba saja ada cowok yang menghalang mobil itu begitu selesai dikeluarkan dari garasi. "Tungggu!" Seruan itu mendadak buat Tara, Zahra, dan Tama yang di dalamnya maju beberapa saat sebab Tara rem mendadak. Jeka yang berdiri di depan mobil itu bukannya merasa bersalah, melainkan menyengir lebar. Seperti aksinya barusan tidak terjadi. Jeka menghampiri pintu samping Tara saat wanita akan turun, cowok itu sudah menahannya. Alhasil, Tara hanya menurunkan kaca mobil. "Kenapa, Jenuar?" tanya Tara, heran. Jelas! Aksi cowok itu buat Tara jantungan takut tabrak orang. "Tante, boleh Tamanya berangkat bareng saya?" Cowok itu tersenyum lebar. Menunjuk kecil cewek yang dimaksud yang tengah duduk mendengarkan di belakang. Tara me

