46

1211 Kata

"Tama, kamu antarin brownis ya ke rumahnya Jenuar?" Cewek yang sedang menonton tv langsung menoleh ke arah dapur dimana mamanya sedang di dapur bareng bunda. Badannya tiba-tiba merosot ke bawah mendengar dirinya disuruh ke rumah cowok nyebelin itu. "Nanti aja ya, ma? Orangnya paling masih di masjid lagi sholat," sahut Tama acuh tak acuh. Atensinya kembali pada layar lebar yang menunjukkan sebuah kartun kesukaannya. Tama tiba-tiba tersentak saat sekantung plastik lengkap dengan bungkusan brownis berada dipangkuannya. Mendongak, ternyata mama sudah berdiri di belakangnya sambil berkacak pinggang. Nyali Tama langsung ciut. "Sekarang, Tama." "Iyaaaa," sahutnya lalu berdiri. Matanya menilik malas mamanya yang sudah tersenyum bangga. Kemudian melirik bunda yang terkekeh pelan sambil m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN