Di tengah-tengah keramaian yang ada di dalam kafe ini, Tama hanya bisa diam menyimak saja sambil mengamati satu-per-satu wajah temannya Jenuar. Di sampingnya, cowok berwajah kelinci itu sedang mengobrol ria bersama sohibnya. Tama melirik mereka saat suara tawa itu muncul. Entah apa yang ditertawakan tapi sukses bikin ketiga cowok itu memegang perutnya. Kalau boleh jujur, teman-temannya Jenuar cantik dan ganteng semua. Apalagi dua teman Jenuar yang duduk di hadapannya ini. Jimmy dan Yohan—setau Tama sih itu nama mereka—sukses bikin Tama sedikit termangu melihat temannya Jenuar. Mereka ganteng, gampang senyum dan terlihat ramah. Saat melihat Tama digandeng sama Jenuar mereka sudah berisik sendiri. Menyorak tidak jelas bikin beberapa teman mereka yang disekitarnya menatap aneh. Tama yang

