49

1033 Kata

Taeyong tersenyum lebar ketika wajah bundanya muncul di layar ponselnya. Dengan hijab warna mocca yang begitu terlihat manis dan membuat Zahra semakin terlihat memukau dan cantik di mata Taeyong. Terlebih, senyuman yang menampilkan lesung pipi di bagian kiri. "Assalamualaikum, sayangnya bunda," salam Zahra yang diselingi kekehan kecil darinya. Taeyong ikut tertawa pelan, "Waalaikumsalam, bunda," sahutnya. Keningnya kemudian berkerut kecil kala melihat orang banyak di belakang bundanya. Apalagi suara banyak orang sedang mengobrol membuatnya bertanya-tanya, "Bunda lagi pergi, ya?" Zahra mengangguk, masih dengan senyuman manisnya yang menuruni anaknya. "Iya, sayang. Bareng Tara sama Tama," balasnya. Mendengar satu nama terakhir itu, mata Taeyong membulat. Begitu berbinar mendengarnya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN