Setelah pergi dari rumah ibu Ana, Sisy kembali ke rumah kediaman Mala dengan membawa sebiji obat yang diberikan ibu Ana untuk Mala. Sisy melewati pintu pagar berwarna putih, lalu berpaling untuk menggeser pintu pagar sampai tertutup, kemudian berpaling lagi dan melangkah ke rumah kediaman Mala. Dilepaskannya sepasang sandal dari kedua kakinya lalu melangkah naik ke teras depan. Sisy langsung menoleh ke belakang ketika kedua telinganya mendengar suara mesin mobil yang mendekat dan berhenti tepat di depan pintu pagar dan seperti hendak masuk. Dilihatnya mobil berwarna merah maron yang sangat dikenalnya, mobil itu milik Mala kakaknya yang saat ini dikendarai Pak Sugeng untuk menjemput Julliant dari sekolah. "Eh, sebentar!" seru Sisy berpaling badan dan kembali memasang sandalnya, lalu berj

