Seminggu setelah Mira di rawat, ia mulai membaik dan hari ini akan di perbolehkan pulang. Kinan dan Naya ikut mengemasi barang barang yang akan di bawa pulang. Ibu Ratih hanya giliran menuntun Mira agar berjalan hati hati. "Wis toh Buk, aku ndak apa apa, lawong aku udah sehat iki loh!" ibu Ratih mencebikkan bibirnya tidak suka dengan penolakan Mira. Wanita paruh baya itu tetap menuntun anak asuhnya agar berhati hati. "Kamu baru sembuh Mir, jadi kudu ati-ati!" Mira tersenyum lalu merangkul tubuh yang sudah mulai ringkih itu. "Terimakasih udah hadir di hidup Mira, Buk. Mira ndak tahu lagi harus gimana kalau ndak ada Ibuk!" Ibu Ratih tersenyum lalu mengusap punggung Mira. "Ibuk kan udah bilang kalau kalian itu anak Ibuk, Ibuk ndak biarin pria kurang ajar ngerusak anak anak ibuk!" Mira men

