Sudah hampir satu bulan Naya tidak berhubungan sama sekali dengan Dean. Ketika Dean pindah, Naya malah pergi bersama Farah dan Lisya. Dia juga selalu beralasan sibuk dengan urusan kuliah jika Dean datang. Sampai akhirnya Dean berhenti datang atas saran Bagus. Naya butuh sendiri. Butuh jarak dengan Dean. Dean berusaha sekeras mungkin untuk mengerti. Dia bahkan khawatir jika Naya merasa ditinggalkan lagi. "Mau ke mana, Nay?" tanya Bagus ketika melihat Naya yang telah rapi dengan pakaian pergi. "Mau jalan." "Sama temen-temen kamu? Yang pacarnya Sania itu juga?" Naya menggeleng. "Sendiri, kok." "Mau aku tanyain Dean? Siapa tahu dia lagi kosong terus bisa nemenin kamu." Naya menatap Bagus kesal. "Nggak usah, Mas. Aku emang lagi mau sendirian, kok." Naya bergegas keluar dari ko

