Erika juga tertegun, dia sama sekali tidak menyangka pria yang biasanya kalem dan anggun ini bisa memukul orang. "Indra, antar nyonya muda pulang ke rumah." Effendy memerintahkan dengan wajah cemberut. "Baik." Indra buru-buru maju dan menasehati, "Nyonya Suriana, Anda jangan marah, ada masalah apa bisa dibicarakan saat pulang nanti, sekarang banyak orang yang melihatnya." Orang yang berlalu lalang semuanya menghentikan langkah mereka untuk menyaksikan kejadian ini, masih ada yang diam-diam merekamnya. Drama apik keluarga tajir seperti ini sangat digemari, jika disebarkan ke internet, pasti akan menjadi viral dan masuk berita utama. "Mengapa aku harus pergi? Yang kehilangan muka kan bukan aku." Suriana merasa kesal hingga sekujur tubuhnya gemetaran, "Effendy, kamu sampai se

