Lagi-lagi Jayden tertampar dengan ucapan Aruna. Bahkan saat ini Aruna tidak bisa membedakan mana dunia nyata dan mana dan mana dunia mimpi. Seolah menjadi sebuah fakta bahwa istrinya memang tidak baik-baik saja. Sedangkan Jasmine, hanya bisa diam membiarkan Aruna dan Jayden saling meyakinkan. Ia yakin jika kakaknya itu pasti akan bisa meyakinkan Aruna. “Sayang, ini benar-benar nyata. Kamu sudah bangun,” ucap Jayden kembali meyakinkan Aruna. Aruna menggelengkan kepalanya. “Aku ingin ini menjadi mimpi. Dan aku tidak ingin bangun, aku ingin seperti ini saja. Aku ingin–“ Aruna tak sanggup melanjutkan ucapannya, air matanya kembali luruh saat ia menyadari jika ini adalah kenyataannya. Jayden memeluk tubuhnya yang masih terbaring di atas ranjang. “Tenanglah, aku tidak akan meninggalkanmu, aku

