Bab 171 - Tamasya

1414 Kata

“Mereka akan pergi nanti sore. Apa yang akan kita lakukan?” Seorang pemuda mengetukkan jarinya di atas meja. Otaknya mulai menyusun rencana yang sudah dipersiapkan sejak lama. “Semua sudah disiapkan bukan?” “Sudah.” Pemuda itu mengangguk. “Baiklah, tugasmu sampai di sini dulu. Nanti akan aku hubungi lagi saat semuanya sudah beres, terus awasi dia sampai aku berhasil menyingkirkannya.” “Baik Tuan.” “Semua akan mendapatkan karma, dan aku akan memastikan jika kalian akan hancur seperti diriku.” ** Suasana di mansion utama terlihat sibuk sekali. Para pekerja mempersiapkan semua kebutuhan sang majikan yang ingin pergi tamasya. Keperluan Ronald memang sedikit ribet, beberapa obat-obatan kursi roda pakaian tebal, ini dan itu belum lagi makanan yang akan di konsumsi di sana nanti, mereka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN