Sudah lama David tidak menyambangi lantai sebelas. Kali ini, ia membaca sesuatu yang membuatnya berpikir kalau ini merupakan ide yang brilian. Apakah orang lain tidak menyadari ini setelah sekian lama? Sama sepertinya yang baru tahu sekarang. "Ah, ternyata ini." David mulai mengecek ruangan yang akan menangkap sensor dari benda yang ia lihat sebelumnya. Di tengah seriusnya mengecek setiap ruangan, David mendengar kecipak dari langkah kakinya. Meski ragu, ia tetap melihat ke arah kakinya. Pencahayaan yang tidak terlalu terang membuatnya harus menajamkan pandangannya. David begitu terkejut saat mengetahui kalau yang diinjaknya adalah darah. Cairan pekat itu begitu menyengat saat dirinya berjongkok untuk memastikan cairan tersebut. "Apa ini jebakan?" pikirnya. Pasalnya, setelah ia mengin

