Hari-hari Wilson mulai kembali kacau. Bahkan, lebih kacau dari sebelumnya. Ia juga terlihat lebih suram dari sebelumnya. Jangankan waktu untuk bekerja, merawat dirinya sendiri pun ia tidak sempat. Orang tua yang cenderung tidak paham situasi dan terus mendesaknya, membuat Wilson semakin kasar. Ia bahkan sering memukul istrinya saat emosinya memuncak. "Kau memang bodoh, Lisa! Apa kau tidak berpikir kalau kita sudah mempertaruhkan segalanya untuk ini?! Kita menggadaikan hidup kita!" bentak Wilson. Tak ada lagi ketentraman di kediaman mereka sejak saat itu. Bahkan, William meminta keluarganya untuk mengungsi sementara waktu. Sampai keadaan cukup membaik. Tetapi, istrinya menolak dengan alasan orang tua William akan tertekan jika mereka ditinggalkan. "Wil, kau tidak harus sekeras ini pada i

