"Hai..." Seperti biasa di kelas pagi, Rubby akan menyapa teman-temannya yang lain. Termasuk David yang merupakan orang paling dekat dengannya sejak pertama dirinya pindah. Namun, David tidak membalas sapaan yang Rubby lontarkan pagi ini. Meski biasanya datar dan tetap fokus pada bukunya, David tetap menjawab. Tetapi, pagi ini tidak sama sekali. Tentu saja, hal itu membuat Rubby mengernyit heran. Apa yang sudah dirinya perbuat hingga membuat David seperti itu? "Dave." Rubby menggoyangkan tangannya di hadapan David. Namun, lelaki itu bersikap seolah tak melihat apapun. Oleh karenanya, Rubby memilih tak acuh dan duduk sebelum pengajar hari ini tiba. Ia tidak mau memikirkan hal lain selain pelajaran. Toh, kalau memang ada masalah, David selalu bicara padanya. Tidak pernah menyembunyikan apa

