42. Taruhan

1723 Kata

"Gesek kartunya lagi, Sya. Aku ingin mendapatkan kupon lebih banyak dari yang bisa kau bayangkan," ujar Pentagon. Ia berkata tanpa menoleh sedikit pun dan masih fokus menatap ring. "Sya? Kenapa lama sekali?" panggil Pentagon sambil menoleh ke samping tempat di mana sebelumnya Cesya berada. Pria itu tidak mendapati Cesya di sampingnya dan bergegas mengedarkan pandangannya. Lalu, tidak sengaja pandangan matanya menangkap sosok Cesya di kelilingi oleh tiga pemuda. "b******k!" umpat Pentagon. Pria itu mengepalkan tinjunya hingga buku tangannya memutih. Giginya saling beradu dengan bola mata yang nyaris melompat keluar. Bagaimana bisa ada tiga pemuda yang menggangu kekasihnya di depan matanya. Tapi, mengapa dalam waktu beberapa menit saja gadis itu sudah berada di tempat permainan yang berb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN