"Sekap dia di tempat kita menyekap Elegi dulu," perintah Pentagon pada anak buahnya. "Baik, Bos!" tegas dua orang pengawal. Mereka berdua mendekat ke arah Pentagon dan mengambil alih Asmiraloka. "Tidak, lepaskan aku! Lepaskan aku, b******n! Aku akan menghabisimu pembunuh. Aku tidak akan pernah membiarkan kau memiliki Kanagaraku. Dan aku juga tidak akan membiarkan wanita manapun memilikimu, Kanagara." Asmiraloka berusaha berontak dari pegangan tangan dua orang pengawal dengan tubuh besar. "Shark? Cepat bawa Penta ke rumah sakit," ujar Shalom tidak berani menatap darah yang sudah berceceran di lantai. "Tidak, Nona, saya baik-baik saja," timpal Pentagon sambil menekan dadanya. Bagaimana bisa pria itu baik-baik saja sementara banyak darah yang sudah ia keluarkan. Lihat saja! Wajahnya saja

