“jadi bagaimana konsep pertunangan kalian nanti? Sudah berapa persen persiapannya?” Aku mendengar percakapan ayahku dengan kakakku di bawah. Sekali lagi, sebelum turun aku memastikan menutup bercak kemerahan yang dibuat Chris semalam dengan makeup. Yakin tidak ada yang tersisa aku memberanikan diri untuk turun. “tidak perlu. Ayah dan Ibu tidak perlu mengeluarkan uang. Pertunangan ini kami buat sederhana saja dengan di hadiri orang-orang terdekat. Mungkin ketika pernikahan nanti akan sedikit repot karena akan mengundang sekitar 1000 orang atau mungkin lebih. Aku dan Amy masih menghitungnya” “1000 orang?! Banyak sekali yang akan datang nanti” aku ikut nimbrung dalam percakapan itu. “iyalah Giselle. Dia seorang model terkenal, pasti banyak sekali yang diundangnya. Aku mungkin akan mengund

